Nur Ijma namanya. Usia kami tak jauh berbeda, hanya sekitar 5 tahunan. Kalau tidak salah, kami berjumpa pertama kali di tahun 2009 dalam sebuah acara. Belum ada tegur sapa, perjumpaan yang biasa-biasa saja.
Namun, rupanya Allah berkehendak lebih. Ia “membawa” kami ke dalam sebuah hubungan yang lebih dekat; anak didik dan pendidik. Ya, seperti itulah ketetapanNya. Aku tergabung dalam sebuah kelompok pengajian (baca:liqo’) yang dibinanya.
[Read the rest of this article...]